Jumat, 11 September 2020

Mencapai Level 4

Pada sekitar awal bulan April 2020, saya menemukan pelatihan Pembatik 2020 yang diadakan secara daring oleh Pusdatin Kemdikbud. Disana juga tertera  bahwa pelatihannya dilakukan secara berjenjang mulai Level 1 Literasi, Level 2 Implementasi, Level 3 Kreasi dan Level 4 Berbagi. Saya memutuskan untuk ikut Level 1 Literasi yang diadakan selama 2 minggu sejak 12 April 2020. Setelah melalui proses pelatihan secara daring dan diakhiri dengan ujian secara daring, akhirnya saya dinyatakan lulus, sehingga berhak mendapatkan sertifikat level 1 dan berhak pula melanjutkan ke Level 2 Implementasi. 

Pada level 2 saya memilih Gelombang ke 4 karena banyaknya guru yang ikut, terdapat setidaknya 1.500.peserta setiap gelombangnya pada level 1. Pada level 2 ini, tugas-tugas pelatihan dibuat agak sulit dan ketat. Salah satu tugas yang cukup menyita perhatian adalah membuat video melalui teknik nge-vlog di youtube. Secara, ini adalah kali pertama belajar cara nge-vlog. Akhirnya Alhamdulillah, tugas level 2 tersebut berhasil diselesaikan meskipun terengah-engah. Tiba saatnya ujian level, belajar dari pengalaman di level 1, saya memilih untuk menyendiri di sekolah pada sore hari, memanfaatkan situasi yang lengang demi mendapatkan konsentrasi. Setelah mengerjakan seluruh soal ujian, kamipun harus menunggu beberapa hari untuk memastikan kelulusan di level 2. Begitu pengumuman dishare di laman pembatik, saya dinyatakan lulus level 2 dan berhak mengikuti level 3 Kreasi.

Pada level 3 Kreasi, saya memilih gelombang 2 yang jumlah pesertanya lebih kurang 700 orang. Pada level sebelumnya banyak yang tidak lulus, sehingga peserta tereliminasi setahap demi setahap. Pada level 3 ini banyak cerita yang cukup membuat deg degan, mulai dari tugas yang lumayan banyak, partisipasi diskusi, refleksi dan pembuatan video pembelajaran atau membuat Media Pembelajaran Interaktif. Saya lebih memilih pembuatan video pembelajaran. Selain lebih mudah, hal ini juga dikarenakan kebutuhan di sekolah saya lebih mengarah ke video pembelajaran. Selain itu pada level 2 ini ada kejadian yang cukup menyita perhatian, yaitu di kala web simpatik mengalami maintenance beberapa hari. Alhasil, dari maintanance tersebut, beberapa peserta yang sudah mengerjakan tugas, kuis dan mengirim tugas, terpaksa harus mengulang lagi, karena hasil uploadnya tidak terbaca sistem. Sungguh merupakan pengalaman yang berharga. Selain itu kami juga dilatih oleh narsum yang kaya pengalaman dan ahli IT, diantaranya adalah Pak Best Deni, alias Deni Ranoptri. Beliau banyak memberikan ilmu IT yang sangat berguna bagi kami dalam membuat video pembelajaran dan Media pembelajaran interaktif. Setelah semua tugas selesai, kamipun akhirnya harus berhadapan dengan ujian level 3. Setelah mempersiapkan diri dengan baik, saya kembali memilih lokasi sekolah pada sore hari agar bisa tenang dan konsentrasi. 

Saya berhasil mengerjakan ujian level 3. Namun pengumuman kelulusan tidak dilakukan segera karena menunggu selesainya level 3 yang jumlahnya 17 gelombang. Masa menunggu inilah yang bikin galau. Banyak sekali perandaian yang dibuat oleh rekan-rekan di grup telegram. Kenapa kami begitu khawatir? Karena pada level 3 ini, bukan hanya lulus yang dicari, tetapi juga lolos. Lulus belum tentu lolos, karena yang lolos adalah hanya 30 peserta terbaik di tiap propinsi.

Alhamdulillah, pada hari ini, 12 September 2020, web simpatik membuat pengumuman, dan nama saya muncul sebagai peserta dari Kota Bima yang lulus level 3 sekalian lolos ke level 4.

Sekarang, level 4 Berbagi, sudah didepan mata. Saatnya gass poll untuk level 4 Berbagi. Ini merupakan level terakhir. Peserta pada level 4 yang memiliki nilai tertinggi nantinya akan dikukuhkan menjadi Duta Rumah Belajar 2020. Apa itu duta rumah belajar? Nantikan tulisan berikutnya.

Menu E-Kinerja hilang dari PMM? Ini Solusinya.

Sebagaimana Surat Edaran tentang Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah Nomor : 0559/B.B1/GT.02.00/2024, maka pengelolaan kinerja bagi ...